Kamis, 22 Februari 2018

Otomotif

Tips Pasang Air Suspension


Sistem suspensi merupakan kumpulan komponen tertentu yang berfungsi meredam kejutan atau getaran yang terjadi pada kendaraan akibat kondisi permukaan jalan yang tidak rata. Sistem suspensi yang baik akan meningkatkan kenyamanan berkendara dan pengendalian kendaraan yang stabil. Ada dua jenis utama sistem suspensi yaitu sistem suspensi dependen dan sistem suspensi independen yang kemudian terbagi lagi dengan macam-macam jenis seperti coil-over, leaf-spring atau air suspension. Nah, yang terakhir ini yaitu air suspension yang sedang populer dibicarakan khususnya dalam hal modifikasi mobil.
Sistem air suspension menggunakan pompa udara elektrik atau sebuah kompresor udara yang digerakkan oleh mesin mobil. Kompresor atau pompa udara ini  bertugas menghasilkan udara bertekanan yang mengisi air bag yang menggantikan fungsi dari per/spring besi biasa. Proses instalasi dan konfigurasi untuk air suspension bervariasi tergantung dari model kendaraan yang menggunakannya, akan tetapi prinsip utamanya sama. Berikut tips yang dapat dicoba untuk memasang air suspension system :
  • Sebelum melakukan modifikasi pada system suspensi manual dengan hidrolik, perkirakan terlebih dahulu berat mobil Anda untuk menentukan kit suspension dan air bag yang akan digunakan .
  • Pasang air shock dan ukur dengan kondisi tinggi dan rendah yang diinginkan.
  • Lakukan custom shock, sasis dan fender jika diperlukan.
  • Susun dan rangkai kit (air tank, solenoid, compressor) minus air shock dan lakukan simulasi dalam kondisi tidak terpasang menggunakan aki terpisah.
  • Instalasi selang-selang sesuai dengan manual.
  • Gabungkan kit dengan selang dan air shock pada posisi yang proporsional dalam mobil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar